Jangan Buru-Buru Menikah, Didiskusikan Terlebih Dulu Hal Berikut Dengan Pasangan

Hari pernikahan adalah hari yang sakral dan dinanti-nantikan oleh hampir semua insan. Sentimen bahwa pernikahan adalah akhir yang membahagiakan dari kisah hidup seseorang sudah terpatri kuat di benak kita. Sehingga saat topik “pernikahan” sudah mulai sering menjadi bahan diskusi antara Anda dan dengannya, Anda pasti akan langsung menyambut ide tersebut dengan antusias dan ingin dengan segera menyusun rencana pernikahan.

Tapi, kehidupan pernikahan tidak semulus dan seindah yang Anda bayangkan. Hidup bersama dengan orang lain berarti Anda harus siap dan terampil dalam menghadapi perbedaan antara Anda dan pasangan. Banyak dari pasangan yang tidak siap dengan kenyataan tersebut dan akhirnya menimbulkan polemik dalam rumah tangga. Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk meminang sang belahan jiwa dan tenggelam dalam berbagai urusan rencana pernikahan, berikut adalah Top 3 hal yang wajib Anda diskusikan dengan pasangan terlebih dulu.

Hal yang Harus Didiskusikan Bareng Pasangan Sebelum Menikah

• Rencana Memiliki Anak

Mungkin banyak dari Anda yang berpendapat, buat apa mendiskusikan soal anak? Tidakkah tujuan dari menikah adalah untuk membangun keluarga yang di dalamnya terdapat anak-anak?

Well, memang kebanyakan orang Indonesia memiliki orientasi demikian. Tapi perlu diingat bahwa memiliki anak atau tidak sebenarnya adalah preferensi, dan cukup banyak orang yang ingin membangun hidup berumahtangga dengan pasangannya, tanpa harus memiliki anak. Di sinilah Anda harus menegaskan pada pasangan Anda, apakah kalian berdua sama-sama sepakat untuk memiliki anak atau tidak.

Dan jika Anda sama-sama menginginkan anak, satu hal lagi yang harus didiskusikan adalah kapan Anda ingin memiliki anak. Jangan sampai ada pergesekan setelah menikah dimana Anda ingin segera memiliki anak sedangkan pasangan tergolong woles dan ingin fokus pada karir terlebih dulu.

• Soal Pandangan Agama

Jika Anda dan pasangan memiliki agama yang berbeda, ada baiknya untuk berdiskusi tentang seberapa besar pengaruh agama yang dianut terhadap kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi, jika Anda memutuskan untuk memiliki anak. Paling tidak hingga anak Anda dapat memilih agamanya sendiri, ia tetap harus mengikuti salah satu ajaran agama yang dipeluk oleh orangtuanya.

Hal yang sama pun tetap harus diterapkan jika Anda dan pasangan memeluk agama yang sama. Karena bisa jadi pasangan Anda adalah tipe umat beragama yang sangat relijius, sedangkan Anda lebih moderat. Jangan sampai urusan keyakinan jadi pemicu pertengkaran di dalam rumah tangga, ya?

• Urusan Finansial Rumah Tangga

Poin perencanaan pernikahan satu ini sangatlah penting, but sadly, banyak brides and grooms-to-be yang melupakan hal ini. Seperti yang kita sudah sering dengar, masalah finansial memang sering jadi batu sandungan yang membuat bahtera rumah tangga karam. Sudah gak jamannya menyerahkan urusan keuangan rumah tangga pada istri seorang diri, karena dari awal memang sudah seharusnya hal ini jadi tanggung jawab Anda berdua.

Jadi sebelum menikah, diskusikan terlebih dulu dengan pasangan tentang prospek kerja Anda, termasuk soal kenaikan gaji dalam jangka waktu 5 tahun ke depan. Selain itu, apakah Anda dan pasangan akan menggunakan shared bank account, atau Anda lebih nyaman menggunakan akun bank masing-masing. Dengan begitu, pengaturan keuangan juga jadi lebih jelas, transparan, dan akan membuat Anda berdua merasa nyaman. Rencanakan anggaran untuk cincin tunangan agar keuangan bisa di pakai untuk pernikahan nantinya. Jika seorang cowok dilarang pakai emas ada solusi dalam memilih cincin tunangan nya yaitu memakai bahan emas. Jadi Anda tidak perlu bingung lagi memilih cincin couple yang Anda inginkan.

Hayo, sudahkah Anda memikirkan rencana pernikahan yang sangat penting di atas?

Published by

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *